Senin, 16 Juli 2012

Ketombe atau Psoriasis kulit kepala?


1.     Pada beberapa pasien psoriosis sering ditemui adanya ketombe di kulit kepalanya?apakah benar itu ketombe?
Bukan, itu bukan ketombe, melainkan bagian dari gejala psoriasis di kulit kepala, dikenal dengan psoriasis scalp (kulit kepala).

2.    Kalau bukan ketombe, lalu apa yang terjadi pada pasien psioriosis, mengingat gejalanya sama seperti ketombe?
Psoriasis kulit kepala adalah suatu kondisi yang sangat mengganggu penderitanya. Tingkat keparahan dan mengelupasnya dapat bervariasi dari halus seperti serpihan ketombe biasa hingga bercak seperti plakat yang tebal dengan sisik yang lekat. Psoriasis kulit kepala sering melampaui garis rambut dahi sehingga meluas ke kulit wajah, dan juga  ke kulit belakang telinga.

3.     Lalu apa saja yang membedakan ketombe dengan psoriosis kulit kepala?
Psoriasis kulit kepala dan dermatitis seboroik di kulit kepala (dikenal awam sebagai ketombe) terkadang sulit dibedakan. Keduanya adalah kondisi yang sering ditemukan di  kulit kepala. Selain itu, keduanya memiliki beberapa tanda dan gejala yang sama, seperti gatal, kulit merah, dan bersisik.
Umumnya, sisik psoriasis lebih tebal dan lebih kering dibandingkan sisik dermatitis seboroik. Selain itu, psoriasis biasanya mengenai lebih dari satu area tubuh. Jika terdapat psoriasis di kulit kepala, kemungkinan juga akan ditemukan lesi psoriasis ringan di kulit lain, misalnya lutut, siku, tangan atau kaki atau mungkin melihat perubahan kuku halus berupa bintik-bintik (nail pitts).
Bila dibutuhkan, dermatologis dapat melakukan pemeriksaan (misalnya biopsi kulit) untuk membedakan keduanya dan memastikan diagnosis sebelum memulai pengobatan.
Membedakan psoriasis kulit kepala & ketombe
Psoriasis kulit kepala
Ketombe
Bercak merah pada kulit ditutupi dengan sisik keperakan


Sisik keperakan putih yang mungkin menempel pada batang rambut

Sisik atau kerak tebal di kulit kepala yang dapat berdarah ketika digaruk/dikorek

Bercak dapat melampaui garis rambut

Dapat disertai dengan gejala gatal atau nyeri.
                                                             
Kulit kemerahan & berminyak ditutupi dengan sisik putih atau kuning berminyak
                         
Sisik kuning atau putih yang mungkin menempel pada batang rambut

Sisik atau kerak tebal di kulit kepala yang lebih mudah dihapus/dikorek tanpa berdarah
       
Bercak terbatas dalam garis rambut
                                     
Sangat gatal, umumnya tidak nyeri.
                         
4.    Apa yang membuat pasien psoriosis mengalami "ketombe" tersebut?
Pada psoriasis, sel-sel kulit berproliferasi (berkembang biak) hingga 10 kali lebih cepat daripada kulit normal. Siklus pergantian kulit yang normal umumnya berlangsung sekitar 27-40 hari. Pada psoriasis, siklus ini menjadi jauh lebih cepat, akibatnya terjadi penumpukan sel kulit mati, yang tampak sebagai sisik. Penyebab psoriasis belum diketahui, tetapi penelitian menunjukkan kelainan sel darah putih memicu proliferasi sel kulit dan pengelupasan kulit yang cepat.

5.     Apakah kelainan kulit kepala ini pasti dialami oleh setiap pasien psoriosis?kalau tidak mengapa?
Tidak semua pasien psoriasis memiliki kelainan di kulit kepala. Sekitar 50% dari pasien dengan psoriasis memiliki psoriasis kulit kepala. Tidak diketahui mengapa tidak semua pasien psoriasis memiliki kelainan di kulit kepala, juga apa yang menyebabkan pasien tertentu lebih rentan untuk memiliki psoriasis di kulit kepala dibandingkan pasien lain.  

6.    Apa bahaya dan komplikasi kelainan pada kulit kepala psoriosis ini?
Pengeluapasan dan sisik yang banyak membuat penderita sulit mengenakan pakaian gelap. Banyak penderita merasa sangat  terganggu oleh kondisi yang mereka, dan sering kali merasa rendah diri dan tertekan secara emosional.
Beberapa pasien khawatir bahwa psoriasis kulit kepala akan menyebabkan kebotakan. Walaupun pada beberapa kasus yang jarang menggaruk berlebihan dapat menyebabkan rambut rontok,  untunglah umumnya psoriasis kulit kepala tidak disertai rambut rontok ataupun kebotakan.

7.    Bagaimana mencegah ataupun mengurangi kelainan ini?
Psoriasis kulit kepala tidak dapat dicegah. Yang dapat dilakukan adalah mengobati kelaian yang ada.

8.    Apakah ada perawatan khusus untuk merawat kulit kepala psoriosis ini?
Obat-obatan digunakan untuk mengobati psoriasis kulit kepala memiliki bahan yang sama dengan yang digunakan untuk mengobati psoriasis tubuh, tetapi jenis sediaan yang digunakan berbeda. Krim dan salep berat biasanya terlalu sulit dan lengket untuk diaplikasikan ke kulit kepala, sehingga cairan, busa, shampoo, atau minyak yang sering direkomendasikan.
Perawatan psoriasis kulit kepala merupakan pengobatan kombinasi dan jenis pengobatannya terkadang dirotasi karena pasien dapat menjadi kurang responsif terhadap pengobatan setelah penggunaan berulang atau jangka panjang.
Pengobatan sistemik umumnya tidak digunakan untuk psoriasis kulit kepala,  kecuali psoriasis sedang hingga berat atau sebagai bagian dari pengobatan psoriasis di tempat lain di tubuh.
Untuk psoriasis kulit kepala ringan, produk yang mengandung tar dan asam salisilat cukup efektif. Banyak shampoo yang beredar bebas yang mengandung kedua bahan aktif tersebut. Yang harus diperhatikan, shampoo obat dirancang untuk kulit kepala, bukan rambut.
Untuk psoriasis kulit kepala sedang sampai parah, sebaiknya berobat ke dermatologis untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dan efektif. Dermatologis akan meresepkan obat topikal (salep/krim/shampoo) yang harus digunakan sesuai petunjuk secara teratur. Bila dibutuhkan, dermatologis juga dapat menambahkan obat oral/sistemik.
Kadang-kadang dermatologis menyuntikkan obat kortikosteroid oada lesi kulit kepala. Tindakan ini cocok untuk psoriasis kulit kepala yang melibatkan beberapa area. Suntikan steroid diberikan dalam jumlah terbatas  karena obat dapat diserap ke dalam tubuh.
Untuk kondisi tertentu, dermatologis juga dapat menyarankan untuk dilakukan terapi berbasis sinar ultraviolet, misalnya PUVA (Psoralen-UltravioletA) atau Laser Excimer. Terapi-terapi tersebut perlu dilakukan secara rutin dan teratur untuk mendapatkan hasil.

9.    Tips terkait ketombe vs psoriosis?
Gatal sering menjadi masalah bagi mereka dengan psoriasis kulit kepala. Shampoo tar yang dijual bebas dan shampoo yang mengandung mentol bisa membantu mengurangi gatal. Bila gatal sangat mengganggu, umumnya dermatologis meresepkan salep kortikosteroid dan obat antihistamin oral untuk untuk mengurangi gatal-gatal kulit kepala.
Psoriasis kulit kepala sering kali sulit diobati dan membutuhkan ketekunan dan kesabaran pasien. Untuk kasus psoriasis kulit kepala membandel, jangan ragu untuk mendiskusikan berbagai pilihan terapi sistemik dengan dermatologis. Karena psoriasis kulit kepala berat yang dibiarkan tanpa terapi, walaupun tidak berbahaya dan tidak ada risiko komplikasi, dapat sangat mengganggu kepercayaan diri pasien dan hubungan social pasien sehari-hari dengan lingkungannya.

Salam kulit sehat.. 







Sabtu, 11 Februari 2012

IMCAS PARIS 2012

IMCAS PARIS 2012
Wah senangnya nih saya baru kembali dari seminar di Paris. Seminarnya adalah IMCAS - International Master Course of Aging Skin. Sudah beberapa lama memang saya ingin sekali mengikuti IMCAS, tapi baru sekarang akhirnya tercapai.

Berangkat bersama beberapa sahabat wanita saya sesama dermatologis, seminar kali ini bukan hanya khusus ilmiah saja, tapi setelah jadwal seminar selesai, tentunya disempatkan sedikit jalan-jalan menikmati keindahan beberapa kota di Perancis. Hehe, biasalah ibu-ibu ya.. senangnya jalan-jalan..

Topik yang dibahas di IMCAS PARIS ini cukup beragam, namun semuanya tentunya tentang bidang estetik. Yang banyak diangkat adalah tentang injeksi Filler. Banyak dilaporkan tentang komplikasi Filler akibat trauma pada pembuluh darah kulit. Untungnya, banyak dibahas juga tentang temuan baru berupa jarum tumpul yang disebut microcannula, yang kelihatannya akan menggantikan jarum lama yang selama ini dipakai pada injeksi Filler. Microcannula bersifat lentur dan tumpul, sehingga lebih aman dan nyaman dibandingkan jarum yang kaku dan tajam. Di pameran alat medis dalam seminar juga banyak produsen yang kini sudah memasarkan microcannula dengan berbagai merk, jenis dan harga.

Hmm, tidak sabar nih menunggu kedatangan microcannula ini ke Indonesia..

Jumat, 02 September 2011

Photorejuvenation: Peremajaan kulit dengan laser


Sekarang ini perawatan peremajaan kulit menjadi favorit para wanita (dan juga para pria) untuk selalu tampil segar dan awet muda. Pilihan yang simpel untuk para pekerja kantoran yang sibuk dan waktu terbatas pastinya adalah terapi yang singkat dan minimal down time, sehingga tidak mengganggu aktivitas. Photorejuvenation merupakan terapi yang banyak dipilih pasien. 

Nah, sudah kenal dengan terapi yang satu ini? Kenalan dulu yuk... 

Apa itu Photorejuvenation?
Photorejuvenation adalah tindakan peremajaan kulit dengan merangsang produksi kolagen baru dalam kulit. Photorejuvenation menggunakan laser non-ablatif (tanpa luka), sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu prosedurnya singkat dan relatif tidak nyeri, serta tanpa pengelupasan.

Apa manfaat Photorejuvenation?
Manfaat utama Photorejuvenation adalah mengembalikan kekencangan kulit dan mempertahankan kulit kencang lebih lama, dan memperlambat timbulnya kendur dan kerut. 
Energi laser Photorejuvenation masuk hingga ke lapisan dalam kulit (dermis), jauh lebih dalam dari Krim atau Peeling. Kemudian terjadilah produksi kolagen baru di lapisan dalam kulit.

Kapan harus mulai melakukan Photorejuvenation?
Photorejuvenation dikerjakan dalam program Rejuvenation, yaitu program peremajaan kulit untuk mengatasi penuaan dini kulit. Umumnya penuaan kulit mulai terjadi di usia 25-30 tahun ke atas. Semakin dini melakukan terapi peremajaan, maka proses penuaan kulit semakin diperlambat, sehingga hasilnya semakin baik.
Revlite Laser
Disadur dari http-//www.skindeep-ma.com

Jenis Photorejuvenation mana yang tepat untuk kulit saya?
Photorejuvenation dapat dilakukan dengan berbagai jenis laser, antara lain:
1.     Photorejuvenation dengan Revlite Laser
Merupakan Photorejuvenation yang tersering dilakukan. Cocok untuk peremajaan pada kulit tanpa masalah, atau dengan masalah flek hitam.
2.     Photorejuvenation dengan V-beam Perfecta Laser
Cocok untuk kulit yang sering/mudah merah, atau dengan masalah telangiektasia (kapiler yang melebar di kulit – dikenal awam sebagai “urat”)

Selain Photorejuvenation, peremajaan dengan laser juga dapat dikerjakan dengan:
1.     Fraxel Laser (FEP – Fractional Epirejuvenation Peeling)
Cocok untuk kulit usia 30-40 tahun ke-atas, dengan masalah kulit yang kasar & kusam, dan pori besar.
Bahasan lengkap tentang FEP, dapat dibaca disini ya...
2.     Smartxide Laser for Rejuvenation
Cocok untuk kulit usia 40-50 tahun ke-atas, dengan masalah kulit yang kendur & kerut, dan skar/lubang bekas jerawat.  



Daerah kulit mana saja yang membutuhkan Photorejuvenation?
Daerah kulit utama tentunya wajah. Daerah kulit lain yang membutuhkan perhatian ekstra juga adalah leher dan tangan. Bila dibutuhkan, Photorejuvenation dapat dikerjakan pada kulit lain seperti punggung, dada, lengan, dan lain-lain.
V beam Perfecta
Disadur dari http-//miomedical.com/

Bagaimana proses Photorejuvenation?
Sebelum tindakan, wajah dioles dengan krim anestesi (krim kebal) selama 30-60 menit. Kemudian laser Photorejuvenation dikerjakan merata keseluruh kulit wajah. Setelah tindakan, kulit wajah tampak pink- kemerahan yang umumnya berlangsung beberapa jam hingga 1-2 hari. 

Berapa kali saya harus melakukan Photorejuvenation?
Untuk mendapatkan hasil optimal, Photorejuvenation dikerjakan 4 (empat) kali, dengan jarak 1 bulan sekali (total proses 4 bulan).
Setelah itu, dikerjakan Photorejuvenation secara berkala untuk mempertahankan hasilnya. Jarak Photorejuvenation ulangan bergantung usia,
Usia 30-40 tahun : Photorejuvenation tiap 3-6 bulan sekali.
Usia 40-50 tahun : Photorejuvenation tiap 2-3 bulan sekali.
Usia 50 tahun keatas : Photorejuvenation tiap 1-2 bulan sekali.

Nah, setelah kenalan.. mudah-mudahan sudah jelas tentang serba serbi Photorejuvenation, sehingga kita dapat memilih secara tepat sesuai dengan kebutuhan kita..

Photorejuvenation juga dapat dikombinasikan dengan Skin Tightening Treatment (STT) yang bekerja di lapisan kulit yang lebih dalam hingga ke otot. Kombinasi Photorejuvenation dan STT akan memberikan hasil yang lebih optimal. Regimen kombinasi akan ditentukan bersama dengan dermatologis, sesuai dengan kondisi kulit masing-masing. Bahasan lengkap tentang STT, dapat dibaca disini ya..

Salam kulit sehat...

Rabu, 20 Juli 2011

Keputihan pada Penyakit Menular Seksual

Keputihan banyak macamnya, dari yang fisiologis (normal) hingga yang patologis (penyakit). Keputihan patologis dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, termasuk oleh Penyakit Menular Seksual. 
Nah, bagaimana membedakan antara keputihan yang fisiologis dengan yang patologis, dan bagaimana cara mencegah tertular keputihan yang termasuk gejala Penyakit Menular Seksual? 
Dibaca yuk, tulisan saya di Majalah Dokter Kita, Edisi Juli 2011 halaman 15. 

Selasa, 14 Juni 2011

Serba Serbi Kutil


1.  Apa yang dimaksud dengan kutil atau caplak?
Kutil, atau yang awam disebut caplak secara medis dikenal sebagai veruka vulgaris; yaitu pertumbuhan jinak pada kulit atau selaput lendir yang disebabkan oleh infeksi virus. Kutil dapat menyebabkan masalah kosmetik, penderita merasa terganggu penampilannya dan mengurangi rasa percaya diri. Walau tidak sering, kutil  dapat disertai rasa sakit atau rasa tidak nyaman.
2. Apa penyebabnya ?
Kutil disebabkan oleh virus HPV (Human Papiloma Virus). Lebih dari 80 jenis virus HPV telah diidentifikasi. Virus HPV-2 dan HPV-4 adalah jenis yang paling umum menyebabkan kutil; subtipe lain yang juga dapat menyebabkan kutil diantaranya HPV-1, HPV-3, HPV-27 dan HPV-57.
3. Gejala – gejalanya apa saja ?
Kutil mulai terlihat sekitar 2 sampai 9 bulan setelah infeksi dengan virus HPV. Ditemukan pertumbuhan jinak kecil di kulit, yang dapat terjadi di mana saja pada tubuh, biasanya pada bagian atas jari tangan sepanjang kutikula dan punggung tangan, serta kaki dan lutut.
Warnanya umumnya sewarna kulit, namun dapat juga lebih pucat atau lebih gelap, tebal, teraba kasar dan timbul dari permukaan kulit dengan bentuk seperti kembang kol. Kutil biasanya jarang berdarah atau gatal.

Kutil dapat hanya satu buah (tunggal), dapat juga ditemukan dalam jumlah besar. Kutil satelit kecil dapat ditemukan mengelilingi kutil awal karena virus biasanya hadir dalam radius satu sentimeter sekitar kutil.

4. Apa kutil dapat menular?kalau iya bagaimana penularannya?
Ya, Kutil ditularkan dari orang ke orang melalui kontak fisik langsung ataupun kontak tidak langsung, dan juga dari satu lokasi tubuh ke lokasi tubuh lain pada orang yang sama.
Virus HPV ini lebih mudah masuk tubuh melalui daerah kulit yang lembab, mengupas, atau lecet/luka/tergores.
5. Berbahayakan kutil yang tumbuh dikulit tubuh bila didiamkan saja ? kalau iya apakah bisa berubah menjadi penyakit ganas ?
Kutil tidak berbahaya, dan perawatan yang terbaik terkadang adalah tidak diobati sama sekali. Sekitar 50- 80 persen kutil hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua tahun (biasanya dua tahun, setidaknya pada anak-anak).

Sayangnya, kutil yang telah hilang sendiri (suatu proses yang dikenal sebagai remisi spontan) juga dapat timbul kembali tanpa sebab.
Kutil yang harus diobati dan memiliki risiko berubah menjadi penyakit ganas adalah kutil kelamin.
6. Siapa saja yang dapat terserang kutil / caplak?
Kutil dapat menyerang orang-orang dari segala usia tapi paling sering muncul pada anak-anak dan remaja.
7.  Faktor - faktor apa saja yang rentan terkena kutil atau caplak
Derajat kontak, lokasi lesi, jumlah virus (kutil baru cenderung mengandung lebih partikel virus dari kutil lama), dan tingkat kekebalan seseorang adalah faktor-faktor yang menentukan infeksi HPV.
8.  Bagaimana cara penanganan kutil atau caplak?
Pilihan pengobatan berdasarkan pada usia pasien serta ukuran, jumlah, dan lokasi kutil. Kutil pada anak-anak, tidak selalu perlu diobati, karena kemungkinan untuk hilang spontan tinggi. Namun memang bila tidak diobati kutil dapat terus menyebar.

Pengobatan direkomendasikan untuk pasien dengan kutil luas, menyebar, atau kutil yang menimbulkan gejala yang mengganggu (sakit atau tidak nyaman) atau kutil yang sudah ada lebih dari 2 tahun.

Tujuan pengobatan adalah untuk menghancurkan kutil, baik secara fisik atau kimiawi. Penghancuran secara fisik dapat menggunakan nitrogen cair, yang sangat dingin, disemprotkan ke kutil atau dioles dengan lidi kapas. Pengobatan ini dikenal sebagai bedah beku (cryotherapy). Karena sakit, bentuk pengobatan ini tidak cocok untuk anak kecil. Pilihan lainnya kutil bisa dibius dan kemudian dihancurkan dengan dikuret, dibakar dengan kauter/bedah listrik atau laser, atau juga dapat dioperasi/bedah pisau.

Berbagai bahan kimia juga dapat digunakan untuk memberantas kutil. Topikal podophyllin konsentrasi tinggi dapat dioleskan secara berkala oleh dokter. Bleomycin, obat yang digunakan dalam kemoterapi, efektif disuntikkan ke kutil yang resisten.

Meskipun banyak pilihan pengobatan, kutil kadang-kadang memerlukan pengobatan ulang karena kutil sulit diberantas dan cenderung kambuh.

9.  Bagaimana pencegahannya? Bisakah penyakit kutil atau caplak dicegah?
Jangan mengorek, memotong atau menggores kutil sendiri dirumah karena kutil akan lebih mudah menyebar.

Mengobati kutil secara dini dapat membantu mencegah kutil menyebar.

Dalam beberapa kasus, dokter meresepkan krim imiquimod yang membantu mencegah kekambuhan kutil dengan merangsang kekebalan lokal terhadap virus HPV. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini.

Bila ada benjolan di kulit yang mencurigakan ke arah kutil, segeralah berobat ke dokter untuk memastikan jenis kutil dan menyingkirkan kemungkinan penyakit lain seperti kanker kulit.

Jika dokter mendiagnosis benjolan tersebut sebagai kutil biasa, maka bersama dokter, diskusikan apakah kutil tersebut akan diobati dan jenis pengobatan yang sesuai. Jangan memanipulasi kutil sendiri, seperti memotong, mengorek, menyilet dan lain lain, karena ada risiko perdarahan, infeksi dan timbul jaringan parut.

10.  Tips agar tidak tertular kutil atau caplak?
  •          jaga kebersihan kulit
  •         hindari kontak langsung (bersentuhan) maupun kontak tidak langsung (melalui handuk, pakaian, alas kaki yang dipakai bersama dengan orang lain) dengan orang yang kita curigai memiliki kutil
  •        jaga kesehatan sehingga daya tahan tubuh kuat. Tidur dan istirahat teratur, perhatikan asupan makanan, dan bila perlu minum vitamin secara teratur.
  •       bila memiliki kutil, segera berobat dan sedapat mungkin hindari/batasi kontak kutil dengan kulit normal lainnya untuk mencegah penyebaran lanjut. 


Tangani Kutil (Caplak)


Kutil, atau yang awam disebut caplak secara medis dikenal sebagai veruka vulgaris; yaitu pertumbuhan jinak pada kulit atau selaput lendir yang disebabkan oleh infeksi virus. Kutil dapat menyebabkan masalah kosmetik, penderita merasa terganggu penampilannya dan mengurangi rasa percaya diri. Walau tidak sering, kutil  dapat disertai rasa sakit atau rasa tidak nyaman.
Sudah kenalan belum nih teman-teman dengan caplak? Kenalan maksudnya tahu serba serbinya saja, tidak usah sampai terkena ya hehehe.. Yuk dibaca artikelnya yang dimuat di Majalah Dokter Kita edisi V, Mei 2011.   

Rabu, 02 Februari 2011

Menderita Herpes Zooster, penyakit kelanjutan Cacar Air? Ini solusinya..

Teman-teman..
sudah kenal belum ya dengan penyakit kulit Herpes Zooster? 
Walau kadang orang mengaitkan HERPES dengan penyakit kelamin, tapi Herpes yang satu ini bukan lho... 
Disimak yuk, artikelnya dimuat di Majalah Dokter Kita Edisi 2, Februari 2011, Halaman 80.