Senin, 06 Mei 2013

Pelebaran Pembuluh Darah di Wajah


Cukup banyak pasien datang dengan keluhan : dok… pipi saya banyak urat-urat.. 
Umumnya mereka bingung kenapa mereka memiliki urat-urat diwajah dan ingin menghilangkannya.

Urat-urat tersebut sebetulnya adalah pelebaran pembuluh darah. Dan bila menganggu, dapat diterapi untuk menghilangkannya.
Yuk kita bahas tentang penyebab dan pilihan terapinya.

Pelebaran pembuluh darah di wajah  adalah kelainan jinak pembuluh darah kapiler di wajah,dimana kapiler membesar permanen. Ada 2 jenis pelebaran pembuluh darah di wajah yang sering ditemukan, yaitu telangiectasia dan spider veins .  Perbedaannya adalah di sumber kapilernya. Telangiektasia berasal dari beberapa kapiler, sedangkan spider vein berasal dari 1 arteriol (arteri kecil).
Selain di wajah, pelebaran pembuluh darah juga bisa kita temukan di mana saja di badan kita.

Sebabnya apa ya?

Telangiektasia paling sering ditemukan pada pasien dengan kulit sensitif (atopi), juga pasien yang sering terkena sinar matahari yang berlebihan, pada rosacea, atau pada  pasien yang sering menggunakan krim steroid berlebihan. Pada beberapa kasus, juga dapat ditemukan pada pasien dengan penyakit autoimun, seperti lupus.
Dalam praktek, penyebab yang paling sering saya temukan adalah kulit sensitif (atopi) dan pasien yang menggunakan krim secara bebas tanpa pengawasan dokter dalam jangka panjang, yang ternyata mengandung steroid.
Spider vein dapat terjadi tanpa penyebab pasti sebelumnya, atau pada kehamilan, dengan penggunaan kontrasepsi oral, atau pada pasien dengan penyakit hati, misalnya sirosis hati.

Kelihatannya seperti apa ya?

Telangiektasia terlihat seperti garis merah tipis di kulit , umumnya di pipi dan hidung. Dalam beberapa kasus, kapielrnya mungkin sangat kecil sehingga tidak terlihat dan hanya tampak gejala kemerahan umum di kulit.
Spider veinterlihat seperti laba-laba karena arteriol tampak sebagai titik merah ditengah (seperti badan laba-laba) dengan telangiectasia memancar keluar dari pusat (seperti kaki laba-laba).
Untuk jelasnya, kita lihat gambarnya yuk…

Telangiektasia di pipi - Disadur dari http-//ars.els-cdn.com/


Spider vein - Disadur dari http-//dermnetnz.org/



Jadi, apa saja pilihan pengobatan yang tersedia ya?

Elektrocauter
Pengobatan yang sejak dahulu sering dikerjakan, terutama untuk kasus yang ringan. Prosedurnya cepat, relatif murah dan down-time nya relatif singkat.
Untuk lesi kecil, pemberian krim anestesi sudah amat memadai untuk mengurangi rasa sakit. Walaupun jarang, efek samping berupa perdarahan ringan, jaringan parut dan perubahan warna dapat terjadi.

Disadur dari http-//english.hus-hu.com/
Laser
Laser yang kini digunakan adalah laser vascular, terutama golongan pulse dye laser. Laser vascular secara khusus mentarget sel-sel darah dalam kapiler yang melebar. Sel-sel darah dalam kapiler menyerap energi dari laser, yang secara selektif menghancurkan kapiler. Laser yang sangat efektif. Risiko efek samping minimal dan  down-timenya juga relatif singkat. Biasanya butuh 1-3 sesi dengan jarak 4-8 minggu.

Berikut contoh foto before-after dari Syneron-Candela (produsen laser Vbeam Perfecta) untuk kasus telangiekatasia akibat rosacea : 

Disadur dari http-//syneron-candela.com/

Intense Pulsed Light (IPL)
Mekanisme kerja IPL untuk pelebaran pembuluh darah di wajah mirip dengan Laser, namun umumnya butuh lebih banyak sesi untuk mendapatkan hasil. Umumnya butuh 4-6 sesi dengan jarak 4-6 minggu.

Dari semua pilihan pengobatan tersebut, saya paling sering menggunakan Laser. Laser yang saya gunakan adalah V-beam perfecta di erha clinic kemanggisan. Hasilnya prediktif, dan perbandingan risk dengan benefitnya amat baik (low risk, highly effective).
Electrokauter sudah tidak pernah saya lakukan lagi untuk kasus pelebaran pembuluh darah.
IPL terkadang saya lakukan apabila areanya amat luas, dan bentuknya kapiler yang amat kecil-kecil, yang kadang terlihat hanya sebagai kemerahan yang difus di wajah.

Mudah-mudahan cukup jelas ya..
Salam kulit sehat..


Selasa, 23 April 2013

Cherry Angioma, si bintik merah yang mengganggu PD..

Apa sih cherry angioma? Mungkin namanya terdengar asing, namun kalau sudah melihat fotonya, saya yakin teman-teman pasti sudah pernah melihatnya, atau bahkan memilikinya..

Banyak pasien datang untuk menghilangkannya, umumnya karena mengganggu aktivitas hari-hari, misalnya mudah berdarah karena tergesek baju kalau lokasinya dibadan, atau mengganggu penampilah kalau lokasinya di wajah.

Yuk, sebelum dibahas, kita lihat fotonya dulu ya.. 

Cherry Angioma - Disadur dari http-//missinglink.ucsf.edu


Nah, sesudah lihat fotonya, jadi familiar kan ya? 

Cherry angioma (CA) adalah pertumbuhan kulit jinak yang berasal dari pembuluh darah. CA cukup umum ditemukan, dan biasanya ukurannya bervariasi. CA dapat terjadi hampir di mana saja pada tubuh, tetapi biasanya berkembang di batang tubuh, terutama di dada. Paling sering ditemukan setelah usia 30 tahun.  Penyebabnya tidak diketahui, tetapi cenderung untuk diturunkan (genetik).

Kalau CA tidak menggangu, sebetulnya tidak perlu diobati. 
Namun bila mengganggu aktivitas atau penampilan, atau sering berdarah, tentunya harus diterapi. 
Berbagai terapi yang dapat dilakukan antara lain: 
- Bedah listrik (elektrosurgikal / kauter)
- Bedah beku  (cryotherapy)
- Bedah pisau (shave excision) 
- Bedah Laser 

Laser V-Beam Perfecta 
Dari berbagai pilihan terapi tersebut, pilihan yang selama ini saya lakukan adalah dengan Bedah Laser. Laser yang saya gunakan adalah laser vaskular yaitu V-beam Perfecta. 
Sebelum tindakan, bila diperlukan atau supaya lebih nyaman saat laser, dapat dioleskan krim anestesi selama 30-60 menit. Setelah itu laser V-beam dapat dikerjakan. Sensasi yang dirasakan saat laser seperti "dijepret" dengan karet. 
Setelah laser, umumnya CA akan tampak biru keunguan. Umumnya saya meresepkan krim antibiotik untuk dioleskan di lokasi laser selama 1-2 minggu. 

Setelah 1 bulan, dilakukan follow up, apakah lesi CA masih ada, atau sudah menghilang. 
Pengalaman saya, umumnya CA yang berukuran kecil dan tidak terlalu menonjol dapat hilang dengan 1 sesi laser. Namun CA yang besar atau menonjol, butuh 2-4 sesi laser, dengan jarak 1 bulan. 

Laser V-beam Perfecta tersedia di Erha Clinic Kemanggisan. 


Nah, mudah-mudahan jelas ya... 
Salam kulit sehat.. 





Senin, 20 Agustus 2012

Tiruskan wajah dengan BOTOX

Wajah tirus merupakan bentuk wajah yang dianggap cantik oleh sebagian besar wanita, terutama karena wajah tirus mengesankan si pemilik wajah lebih kurus dan feminin. Kebalikannya, wajah yang 'persegi' dengan bentuk rahang kotak terkesan lebih maskulin, sehingga untuk wanita sering dipandang kurang feminin. 

Sebetulnya banyak sebab yang membuat bentuk rahang seperti 'kotak' sehingga bentuk wajah seperti 'persegi'. Ada 4 penyebabnya, yaitu : 1. Tulang rahang bawah atau mandibula yang memang besar sehingga membentuk wajah menjadi kotak/persegi, 2. Timbunan lemak di rahang bawah, 3. Penuaan sehingga kendur daerah pipi kearah rahang bawah, dan 4. otot rahang (musculus masseter) yang besar (baik karena genetik/keturunan, maupun karena gerakan rahang yang hiper/over sehingga ototnya membesar) 

Otot Masseter - Disadur dari http-//www.skincentral.com/
Dengan demikian, terapi untuk men'tirus'kan wajah bergantung dari penyebabnya. Jika penyebab ke-4, yaitu otot rahang yang besar yang menjadi masalah, maka BOTOX bisa menjadi salah satu pilihan terapi. Sebetulnya, penyuntikan BOTOX untuk otot rahang merupakan indikasi off-label, namun cukup banyak dikerjakan dan dari laporan yang ada, memberikan hasil yang cukup bermakna. 

Sebelum tindakan, tentunya harus berkonsultasi dahulu dengan dermatologis untuk diperiksa secara seksama otot rahangnya. Untuk prosedurnya, cepat dan relatif tidak nyeri, aman dan minimal efek samping. Efek samping yang sering dikeluhkan pasien adalah gerakan mengunyah tidak sekuat sebelum penyuntikan. 

Seperti tindakan BOTOX untuk indikasi lainnya, hasil penyuntikan BOTOX untuk otot rahang tidak permanen, hasilnya bertahan 3 hingga 12 bulan bergantung dari dosis BOTOX, besar otot dan keaktifan kerja otot rahang. Untuk mendapatkan hasil ideal, umumnya dibutuhkan beberapa sesi BOTOX dengan interval 3 bulan/x. Setelah hasil yang diinginkan tercapai, pengulangan dilakukan dengan interval lebih panjang sesuai situasi dan kondisi pasien. 

Jadi, ingin wajah tirus? BOTOX bisa jadi salah satu pilihan anda.. 

Salam kulit sehat..

Minggu, 19 Agustus 2012

Keringat Berlebih? Atasi sebelum menggangu PD..

Hiperhidrosis atau "keringat berlebih" bisa mengganggu kepercayaan diri seseorang, terutama bila terjadi ke ketiak. Selain di ketiak, keringat berlebih juga bisa terjadi di telapak tangan dan telapak kaki.
Namun dari ke-3 lokasi tersebut, lokasi terbanyak yang dikeluhkan pasien adalah ketiak. 

Umumnya sebelum terapi, melalui konsultasi, harus digali dulu adalah penyebab medis atau penyakit yang mendasari kondisi hiperhidrosis. Bila ditemukan penyakit yang mendasari, tentunya penyakit tersebut harus diobati dahulu. 

Bila tidak ditemukan penyakit lain, maka bersama pasien, terapi yang akan diambil dapat didiskusikan bersama. 

Langkah Pertama  
Terapi pertama yang diberikan adalah terapi topikal, menggunakan cairan/lotion yang mengandung bahan aktif khusus untuk mengurangi produksi keringat. Pada kasus yang ringan cara ini cukup efektif dan sudah dapat menyesaikan masalah pasien. Kekurangannya adalah repot, karena pasien harus melakukan ritual pengolesan setiap hari. 
Ohya, yang juga jangan dilupakan, deodoran yang digunakan sehari-hari sebaiknya mengandung bahan aktif untuk mengurangi produksi keringat juga, yaitu golongan alumunium klorhidrat atau zirkonium klorhidrat. Jadi, sebelum membeli deodoran, dibaca dulu ya bahan aktifnya..


 Langkah kedua
Disadur dari http-//www.mediderm.net/
Apabila terapi topikal belum memberikan hasil yang cukup, maka umumnya saya merekomendasikan penyuntikan BOTOX.  BOTOX disuntikkan langsung ke dalam kulit ketiak, kulit pada telapak tangan, atau pada telapak kaki. Cara kerjanya adalah dengan melemahkan sementara aksi kelenjar keringat kulit yang bertanggung jawab untuk produksi keringat berlebihan. Sehingga produksi keringat akan berkurang. Keuntungannya, prosedurnya cepat dan mudah, relatif tidak nyeri dan minim efek samping. Kekurangannya, hasilnya tidak permanen. Sekali penyuntikan akan memberikan hasil yang bertahan sekitar 3-6 bulan. Setelah itu harus diulang kembali.


Disadur dari http-//www.dekalaser.com.au/

Langkah Ketiga

Apabila penyuntikan BOTOX belum memberikan hasil yang diharapkan, atau pada pasien-pasien yang sudah bosan bolak-balik diBOTOX, maka langkah lanjutnya adalah Laser Lipolisis dengan SMARTLIPO. Smartlipo adalah prosedur bedah minimal invasif dengan menggunakan laser yang bertujuan mengurangi jumlah kelenjar keringat di ketiak. Dengan demikian, produksi keringatnya pun berkurang. Hasilnya bertahan hingga beberapa tahun, pada beberapa pasien terus bertahan sehingga hampir dapat disebut permanen. Kekurangannya, terkadang tidak cukup dilakukan satu kali, bergantung dari banyaknya kelenjar keringat di ketiak. 
Smartlipo tersedia di Erha Clinic Kemanggisan. Untuk tindakannya, konsultasi terlebih dahulu ya.. karena harus dijadwalkan khusus berhubung memakan waktu lumayan panjang, sekitar 4-6 jam. Sehingga biasanya tidak saya kerjakan di jam praktek, melainkan di hari lain sesuai perjanjian. 



Nah, jadi, kalau anda bermasalah dengan keringat berlebih, yuk diatasi sebelum mengganggu kepercayaan diri.. 

Salam kulit sehat.. 



Pix'l Microcannula : Inovasi baru Injeksi Filler yang aman..

Akhirnya... 

Itulah komentar saya ketika akhirnya saya berkenalan dengan Pix'l Microcannula, "si jarum tumpul" , yang membuat sesi injeksi Filler saya jadi lebih aman dan nyaman.. 
Sebelum era Microcannula, penyuntikan Filler masih menggunakan jarum biasa, yang tajam dan kaku. Dengan menggunakan  Microcannula, yang lentur dan tumpul, maka pembuluh darah di dalam kulit terlindung, artinya mengurangi kemungkinan efek samping akibat trauma pada pembuluh darah. 
Gambar yang saya sadur dari web berikut mudah-mudahan bisa menjelaskan lebih rinci. 

Pada gambar 1, terlihat bahwa Microcannula bersifat lentur, sehingga di dalam kulit, walaupun berkontak dengan pembuluh darah, tetap tidak menyebabkan trauma pada pembuluh darah. 

Gambar 1, disadur dari http-//dermasculpt.net/assets/_studypics/mc
Lebih jelas lagi bila kita lihat di gambar 2. Disisi kiri adalah ilustrasi penyuntikan Filler dengan Jarum biasa, dimana jarum yang kaku dan tajam akan menimbulkan trauma di dalam kulit dan pembuluh darah. Sedangkan gambar sisi kanan, Microcannula yang lentur dan tumpul tidak akan melukai pembuluh darah. Aman dan nyaman bukan? 

Gambar 2, disadur dari http-//www.beautymed-brezza.jp/content/content02/img/22/pixl01
Temuan Pix'l membuat sesi Filler pasien menjadi lebih aman dan nyaman. Selain itu, titik suntikan menjadi lebih sedikit, sehingga pasien tidak berkali-kali ditusuk jarum, yang artinya mengurangi trauma pada kulit luar juga. 

Komentar pasien-pasien saya yang sudah merasakan Microcannula ini, rata-rata menyebutkan rasa sakit yang jauh berkurang dibandingkan dengan sesi Filler menggunakan jarum biasa. 
Jadi, saat memutuskan untuk ber-Filler.. jangan lupa minta microcannula pada dermatologis anda ya.. 

Salam kulit sehat..





Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H

Untuk semua teman-teman yang merayakan..

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H
Mohon maaf lahir batin

Selamat menikmati silahturahmi & liburan bersama keluarga..

Untuk yang mudik atau sedang liburan ke tempat panas, jangan lupa rajin ulang sunblock ya.. untuk wajah dan seluruh kulit yang terpapar matahari langsung juga..
Perbanyak intake air minum, buah dan sayur, juga multivitamin supaya kulit sehat dan bebas dehidrasi ya..

Salam kulit sehat..

Minggu, 12 Agustus 2012

IMCAS Shanghai 2012


Terkesan dengan IMCAS Paris awal 2012 lalu, saya kembali mengikuti kegiatan seminar IMCAS yang diadakan di Shanghai, China. Berangkat bersama sahabat saya ibu-ibu sesama dermatologis, lagi-lagi, selesai seminar disempatkan jalan-jalan ke beberapa tempat di China.. hehehe.. 


Seminar kali ini terasa lebih mengena, terutama karena kulit penduduk China lebih mirip dengan kulit sebagian penduduk Indonesia juga, sehingga permasalahan yang diderita juga lebih mirip, juga inovasi produk dan terapi lebih sesuai dengan jenis kulit Asia. 

Topik BOTOX dan FILLER cukup banyak dibahas di IMCAS kali ini.. Salah satu sesi favorit saya adalah sesi tentang BOTOX untuk mengecilkan atau men-tirus-kan rahang. Beberapa ahli melaporkan teknik dan hasil treatment mereka untuk indikasi tersebut. Walaupun teknik berbeda, semuanya melaporkan hasil yang baik dan bermakna, dengan efek samping yang minimal. Untuk Filler, perkembangan kearah Microcannula semakin pesat. Jarum konvensional mulai perlahan-lahan ditinggalkan. Berbagai tips dan trik untuk terapi Laser juga dibahas secara dalam. 

Tahun depan, rencananya IMCAS juga akan diadakan di Singapore.. lebih dekat hehe.. mudah-mudahan saya berkesempatan hadir.. 

Salam kulit sehat..