Rabu, 20 Juli 2011

Keputihan pada Penyakit Menular Seksual

Keputihan banyak macamnya, dari yang fisiologis (normal) hingga yang patologis (penyakit). Keputihan patologis dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, termasuk oleh Penyakit Menular Seksual. 
Nah, bagaimana membedakan antara keputihan yang fisiologis dengan yang patologis, dan bagaimana cara mencegah tertular keputihan yang termasuk gejala Penyakit Menular Seksual? 
Dibaca yuk, tulisan saya di Majalah Dokter Kita, Edisi Juli 2011 halaman 15. 

Selasa, 14 Juni 2011

Serba Serbi Kutil


1.  Apa yang dimaksud dengan kutil atau caplak?
Kutil, atau yang awam disebut caplak secara medis dikenal sebagai veruka vulgaris; yaitu pertumbuhan jinak pada kulit atau selaput lendir yang disebabkan oleh infeksi virus. Kutil dapat menyebabkan masalah kosmetik, penderita merasa terganggu penampilannya dan mengurangi rasa percaya diri. Walau tidak sering, kutil  dapat disertai rasa sakit atau rasa tidak nyaman.
2. Apa penyebabnya ?
Kutil disebabkan oleh virus HPV (Human Papiloma Virus). Lebih dari 80 jenis virus HPV telah diidentifikasi. Virus HPV-2 dan HPV-4 adalah jenis yang paling umum menyebabkan kutil; subtipe lain yang juga dapat menyebabkan kutil diantaranya HPV-1, HPV-3, HPV-27 dan HPV-57.
3. Gejala – gejalanya apa saja ?
Kutil mulai terlihat sekitar 2 sampai 9 bulan setelah infeksi dengan virus HPV. Ditemukan pertumbuhan jinak kecil di kulit, yang dapat terjadi di mana saja pada tubuh, biasanya pada bagian atas jari tangan sepanjang kutikula dan punggung tangan, serta kaki dan lutut.
Warnanya umumnya sewarna kulit, namun dapat juga lebih pucat atau lebih gelap, tebal, teraba kasar dan timbul dari permukaan kulit dengan bentuk seperti kembang kol. Kutil biasanya jarang berdarah atau gatal.

Kutil dapat hanya satu buah (tunggal), dapat juga ditemukan dalam jumlah besar. Kutil satelit kecil dapat ditemukan mengelilingi kutil awal karena virus biasanya hadir dalam radius satu sentimeter sekitar kutil.

4. Apa kutil dapat menular?kalau iya bagaimana penularannya?
Ya, Kutil ditularkan dari orang ke orang melalui kontak fisik langsung ataupun kontak tidak langsung, dan juga dari satu lokasi tubuh ke lokasi tubuh lain pada orang yang sama.
Virus HPV ini lebih mudah masuk tubuh melalui daerah kulit yang lembab, mengupas, atau lecet/luka/tergores.
5. Berbahayakan kutil yang tumbuh dikulit tubuh bila didiamkan saja ? kalau iya apakah bisa berubah menjadi penyakit ganas ?
Kutil tidak berbahaya, dan perawatan yang terbaik terkadang adalah tidak diobati sama sekali. Sekitar 50- 80 persen kutil hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua tahun (biasanya dua tahun, setidaknya pada anak-anak).

Sayangnya, kutil yang telah hilang sendiri (suatu proses yang dikenal sebagai remisi spontan) juga dapat timbul kembali tanpa sebab.
Kutil yang harus diobati dan memiliki risiko berubah menjadi penyakit ganas adalah kutil kelamin.
6. Siapa saja yang dapat terserang kutil / caplak?
Kutil dapat menyerang orang-orang dari segala usia tapi paling sering muncul pada anak-anak dan remaja.
7.  Faktor - faktor apa saja yang rentan terkena kutil atau caplak
Derajat kontak, lokasi lesi, jumlah virus (kutil baru cenderung mengandung lebih partikel virus dari kutil lama), dan tingkat kekebalan seseorang adalah faktor-faktor yang menentukan infeksi HPV.
8.  Bagaimana cara penanganan kutil atau caplak?
Pilihan pengobatan berdasarkan pada usia pasien serta ukuran, jumlah, dan lokasi kutil. Kutil pada anak-anak, tidak selalu perlu diobati, karena kemungkinan untuk hilang spontan tinggi. Namun memang bila tidak diobati kutil dapat terus menyebar.

Pengobatan direkomendasikan untuk pasien dengan kutil luas, menyebar, atau kutil yang menimbulkan gejala yang mengganggu (sakit atau tidak nyaman) atau kutil yang sudah ada lebih dari 2 tahun.

Tujuan pengobatan adalah untuk menghancurkan kutil, baik secara fisik atau kimiawi. Penghancuran secara fisik dapat menggunakan nitrogen cair, yang sangat dingin, disemprotkan ke kutil atau dioles dengan lidi kapas. Pengobatan ini dikenal sebagai bedah beku (cryotherapy). Karena sakit, bentuk pengobatan ini tidak cocok untuk anak kecil. Pilihan lainnya kutil bisa dibius dan kemudian dihancurkan dengan dikuret, dibakar dengan kauter/bedah listrik atau laser, atau juga dapat dioperasi/bedah pisau.

Berbagai bahan kimia juga dapat digunakan untuk memberantas kutil. Topikal podophyllin konsentrasi tinggi dapat dioleskan secara berkala oleh dokter. Bleomycin, obat yang digunakan dalam kemoterapi, efektif disuntikkan ke kutil yang resisten.

Meskipun banyak pilihan pengobatan, kutil kadang-kadang memerlukan pengobatan ulang karena kutil sulit diberantas dan cenderung kambuh.

9.  Bagaimana pencegahannya? Bisakah penyakit kutil atau caplak dicegah?
Jangan mengorek, memotong atau menggores kutil sendiri dirumah karena kutil akan lebih mudah menyebar.

Mengobati kutil secara dini dapat membantu mencegah kutil menyebar.

Dalam beberapa kasus, dokter meresepkan krim imiquimod yang membantu mencegah kekambuhan kutil dengan merangsang kekebalan lokal terhadap virus HPV. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini.

Bila ada benjolan di kulit yang mencurigakan ke arah kutil, segeralah berobat ke dokter untuk memastikan jenis kutil dan menyingkirkan kemungkinan penyakit lain seperti kanker kulit.

Jika dokter mendiagnosis benjolan tersebut sebagai kutil biasa, maka bersama dokter, diskusikan apakah kutil tersebut akan diobati dan jenis pengobatan yang sesuai. Jangan memanipulasi kutil sendiri, seperti memotong, mengorek, menyilet dan lain lain, karena ada risiko perdarahan, infeksi dan timbul jaringan parut.

10.  Tips agar tidak tertular kutil atau caplak?
  •          jaga kebersihan kulit
  •         hindari kontak langsung (bersentuhan) maupun kontak tidak langsung (melalui handuk, pakaian, alas kaki yang dipakai bersama dengan orang lain) dengan orang yang kita curigai memiliki kutil
  •        jaga kesehatan sehingga daya tahan tubuh kuat. Tidur dan istirahat teratur, perhatikan asupan makanan, dan bila perlu minum vitamin secara teratur.
  •       bila memiliki kutil, segera berobat dan sedapat mungkin hindari/batasi kontak kutil dengan kulit normal lainnya untuk mencegah penyebaran lanjut. 


Tangani Kutil (Caplak)


Kutil, atau yang awam disebut caplak secara medis dikenal sebagai veruka vulgaris; yaitu pertumbuhan jinak pada kulit atau selaput lendir yang disebabkan oleh infeksi virus. Kutil dapat menyebabkan masalah kosmetik, penderita merasa terganggu penampilannya dan mengurangi rasa percaya diri. Walau tidak sering, kutil  dapat disertai rasa sakit atau rasa tidak nyaman.
Sudah kenalan belum nih teman-teman dengan caplak? Kenalan maksudnya tahu serba serbinya saja, tidak usah sampai terkena ya hehehe.. Yuk dibaca artikelnya yang dimuat di Majalah Dokter Kita edisi V, Mei 2011.   

Rabu, 02 Februari 2011

Menderita Herpes Zooster, penyakit kelanjutan Cacar Air? Ini solusinya..

Teman-teman..
sudah kenal belum ya dengan penyakit kulit Herpes Zooster? 
Walau kadang orang mengaitkan HERPES dengan penyakit kelamin, tapi Herpes yang satu ini bukan lho... 
Disimak yuk, artikelnya dimuat di Majalah Dokter Kita Edisi 2, Februari 2011, Halaman 80. 

Jumat, 24 Desember 2010

Selamat Natal & Tahun Baru

Teman-teman...
Merry Christmas untuk yang merayakan Natal dan Selamat Tahun Baru untuk semuanya ya..
Oya, Happy holiday juga..
Jangan lupa tetap merawat kesehatan kulit selama liburan..

Selasa, 23 November 2010

A to Z Tanya Jawab : Rosacea

Teman-teman, 
A to Z Tanya Jawab adalah kumpulan tanya jawab yang pernah dimuat di Majalah Health Today dan Urbanites.. 
Siapa tahu bisa membantu teman-teman yang lain juga.. 

---


T: 
Dear Dokter Dian,
Dokter, wajah saya mudah memerah jika kepanasan, terkadang muncul bintil-bintil merah. Daerah tengah wajah (sekitar hidung sampai dagu) kulit saya juga selalu kemerahan dan tidak pernah hilang Saat ini saya berusia 35 tahun. Masalah saya ini diatasi dengan cara apa ya, dok? Terima kasih.
Ayu, Tanggerang

J: 
Dear Mba Ayu,
dalam dunia medis kondisi yang saat ini dikeluhkan disebut sebagai rosasea. Rosacea merupakan kondisi yang sering ditemukan pada pria dan wanita usia 30 – 50 tahun, diawali dengan wajah yang mudah memerah (flushing), yang kemudian menjadi kemerahan menetap terutama di daerah tengah wajah dan mulai tampak pelebaran pembuluh darah kapiler menetap (telangiektasia) dan bintil-bintil merah yang dapat berisi nanah. Pada beberapa pasien, rosacea bahkan dapat mengenai mata. Supaya lebih jelas, saya lampirkan contoh gambarnya berikut area yang sering terkena ya.. 



http-//www.rosacea.org/
http-//www.rosacea.org/




Laser VBeam
http-//www.candelacosmeticlaser.com
Segeralah berobat ke dokter spesialis kulit dan hindari pemakaian krim yang dijual bebas tanpa konsultasi dokter. Dokter akan merekomendasikan kombinasi produk dengan bahan aktif yang tepat sesuai kondisi tiap pasien.  Bila diperlukan dokter akan meresepkan antibiotika oral untuk jangka waktu tertentu. Telangiektasia dapat diatasi dengan laser V-beam yang efektif dan bekerja spesifik pada pembuluh darah yang dituju. 

Hindari pencetus seperti makanan/minuman panas, kafein, alkohol, perubahan temperatur panas/dingin mendadak. Gunakan tabir surya dan hindari produk kosmetik wajah yang mengandung alkohol. Kunci menangani rosasea adalah diganosis dan terapi dini. Ikutilah petunjuk dokter dan berobat secara teratur. Pada fase awal, rosasea dapat diobati. Bila terlambat, rosacea dapat bertambah parah dan sulit diobati. Berikut terlampir pencetus yang harus diperhatikan dan dihindari ya.. 
Tabel Pencetus Rosacea
http-//www.pharmacytimes.com/media/image/RosaceaTable
Semoga penjelasan saya dapat  bermanfaat untuk Mba Ayu ya..




A to Z Tanya Jawab : Komedo Hidung

Teman-teman, 
A to Z Tanya Jawab adalah kumpulan tanya jawab yang pernah dimuat di Majalah Health Today dan Urbanites.. 
Siapa tahu bisa membantu teman-teman yang lain juga.. 

---
T: 

Yang terhormat Dr. Dian,
Dok, saya wanita usia 25 th memiliki masalah dengan hidung yang berbintik-bintik hitam. Jika diamati dengan seksama tampak rambut-rambut halus. Bagaimana cara mengobatinya ya dok? Terima kasih.
Sri, Jakarta

J: 
Sri yang baik,
Masalah yang Sri alami merupakan masalah yang banyak ditemui dan dikeluhkan oleh pasien. Dalam bidang medis, terdapat 2 jenis bintik hitam di hidung. Bila hanya bintik-bintik hitam (tanpa rambut) maka dikenal sebagai komedo hitam atau komedo terbuka. Sedangkan bila bintik-bintik hitam disertai dengan rambut-rambut halus maka disebut trikostasis. Hidung merupakan daerah yang rentan terhadap kondisi ini. 
Supaya hasilnya efektif dan aman, berobatlah ke dokter spesialis kulit. Dokter akan merekomendasikan krim perawatan yang mengandung bahan aktif antikomedo dan trikostasis yang bertujuan membantu pelepasan komedo dan trikostasis serta mencegah timbulnya kembali. Yang terbaik adalah perawatan kombinasi yaitu terapi Facial oleh Facial Therapist yang terlatih untuk membuang komedo hitam, serta Micropeel yang dilakukan langsung oleh dokter untuk membuang trikostasis dan menghaluskan tekstur kulit, serta mengecilkan pori. Micropeel sebaiknya dikerjakan oleh dokter sehingga aman dan efektif.  Kedua terapi memiliki down time minimal sehingga tidak akan mengganggu aktivitas kerja. Supaya bisa lebih jelas,  saya lampirkan foto tentang micropeel. 
Mudah-mudahan bisa membantu ya..  

http-//static.howstuffworks.com/gif/microdermabrasion-2