Minggu, 17 Agustus 2014

Selamat Hari Kemerdekaan RI ke 69..

Teman-teman..

Cinta Indonesia dapat diwujudkan dalam berbagai tindakan, antara lain dengan mencintai produk negri sendiri..
Yuk kita rawat tubuh dan kulit kita dengan produk Indonesia dan juga bila perlu berobat, yuk kita berobat ke dokter Indonesia..
Tak perlu jauh-jauh berobat ke negri tetangga lagi..

Salam cinta Indonesia..

Minggu, 27 Juli 2014

Selamat Idul Fitri

Untuk teman-teman yang merayakan,

Selamat Idul Fitri
Mohon maaf lahir batin..

Selamat menikmati waktu berbahagia bersama saudara dan kerabat tercinta…

Salam kulit sehat..

Sabtu, 12 Juli 2014

Pembatasan topik komentar & pertanyaan

Teman-teman pembaca blog saya yang saya cintai.. 

Terima kasih atas perhatian teman-teman atas artikel-artikel di blog ini..
Tidak ada yang membuat saya lebih bahagia saat praktek, saat pasien berkomentar bahwa dia menikmati membaca informasi di blog ini..
Begitu banyak komentar dan pertanyaan dari teman-teman yang diajukan, mohon maaf bila terkadang karena kesibukan dan waktu, butuh waktu lama sebelum saya bisa menjawabnya.. 
Beberapa teman juga terkadang me-request untuk membahas topik tertentu, yang mohon maaf juga karena keterbatasan waktu, banyak yang belum bisa saya penuhi. 

Komentar dan pertanyaan dari teman-teman amat beragam. Mudah-mudahan jawaban saya selama ini dapat cukup membantu teman-teman. 
Namun mohon maaf tampaknya saya harus menjelaskan bebarapa batasan untuk jenis pertanyaan yang dapat saya muat dan saya jawab di blog ini.. 

Pertanyaan yang sifatnya konsultasi (menanyakan kandungan krim, efek samping krim, efek samping/komplikasi dan proses setelah tindakan, perubahan krim, dan sejenisnya) oleh pasien yang bukan merupakan pasien saya (pasien dokter lain), mohon maaf tidak dapat saya jawab. 
Pertanyaan tersebut lebih tepat ditujukan untuk dokter yang menangani langsung, yang telah melihat langsung, memeriksa langsung, mengambil keputusan untuk meresepkan krim tertentu atau melakukan tindakan medis tertentu. 
Saya yakin dokter yang bersangkutan telah mengambil keputusan medis yang terbaik menurut ilmu dan pengalaman dokter ybs untuk pilihan krim maupun terapi yang diberikan. 

Sangat tidak bijaksana bagi saya untuk berkomentar atas keputusan medis dokter lain tanpa memeriksa langsung dan mempelajari riwayat medis sebelumnya. 

Demikian mudah-mudahan penjelasan saya dapat diterima oleh teman-teman pembaca blog saya. 
Mohon maklum ya.. 

Salam kulit sehat..




Rabu, 04 Juni 2014

Sildenafil (Viagra) dan Kanker kulit melanoma

Berdasarkan artikel dari Li WQ, et al "Sildenafil use and increased risk of incident melanoma in US men. A prospective cohort study" JAMA Intern Med 014; 174: 964-970; ada hal yang menarik.
Para kaum pria pengguna obat minum untuk mengatasi disfungsi efeksi sildenafil (Viagra) ternyata memiliki risiko untuk mengalami kanker kulit melanoma hampir 2 kali lipat (84%) dibandingkan dengan pria yang tidak pernah menggunakan obat tersebut. Penggunaan sildenafil tidak mempengaruhi risiko kanker kulit lain seperti karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa.
Peneliti juga menemukan bahwa pengguna sildenafil cenderung lebih tua dan lebih obesitas, memiliki riwayat untuk sunburn (terbakar matahari), lebih sering menjalani pemeriksaan fisik dan lebih jarang terpajan matahari.
Tentunya hasil penelitian ini masih membutuhkan penelitan lanjutan dengan studi yang lebih panjang dan lebih lengkap untuk membuktikan adanya hubungan sebab akibat antara sildenafil dengan kanker kulit melanoma.
Tertarik membaca lebih lanjut?


Apa sih melanoma itu? 
Melanoma adalah salah satu jenis kanker kulit yang ganas dan dapat menyebar ke organ lain di tubuh kita. Penting untuk mendeteksi melanoma secara dini sehingga terapi dini dapat segera dilakukan. 
Berikut adalah pedoman untuk mendeteksi melanoma ya..

Disadur dari American Academy of Dermatology 





























































































Apabila ada tahi lalat yang mencurigakan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dermatologis terdekat..

Salam kulit sehat..

Jumat, 04 April 2014

Efek Anti-Depresi BOTOX

Selama ini kita menggunakan BOTOX untuk terapi estetik/kosmetis untuk mengurangi kerut di wajah, terutama kerut antara alis, kerut dahi dan kerut sudut mata. 
Dengan mengurangi kerut daerah-daerah tesebut, maka wajah pasien akan tampak lebih rileks, lebih segar dan bahagia. 
Namun ternyata, menurut penelitian terbaru di Journal of Clinical Psychiatry, injeksi BOTOX juga memiliki efek anti-depresi, yang lamanya bahkan jauh melebihi efek estetik/kostmetis nya.. 

Peneliti dari University of Texas Southwestern, Austin, USA menemukan bahwa injeksi BOTOX di  antara alis memiliki efek anti - depresi bahkan setelah efek estetik menghilang dan kerut tampak kembali. Penelitian ini dilakukan oleh tim suami - istri Michelle Magid , MD , profesor klinis psikiatri di University of Texas di Austin Barat , dan Jason Reichenberg , MD , profesor dermatologi di lembaga yang sama. Dr Magid mempresentasikan temuannya pada American Academy of Dermatology di Annual Meeting ke-72 yang diadakan di Denver, USA. 

Menarik sekali menurut saya..
Tentunya akan butuh penelitan lanjut dengan skala lebih besar untuk membuktikan hal ini..
Namun, setidaknya injeksi BOTOX memberikan salah satu harapan pilihan terapi antidepresan yang juga sekaligus memiliki manfaat estetik/kosmetis. 

Salam kulit sehat.. 



Rabu, 26 Februari 2014

Berjerawat? Yuk coba kurangi makanan manis dan susu..

Hubungan antara jerawat dan makanan sampai saat ini masih kontroversial. Beberapa ahli berpendapat makanan tidak ada hubungan dengan jerawat. Namun beberapa ahli lain berpendapat makanan tertentu dapat berhubungan dengan jerawat. 

Berikut adalah salah satu hasil penelitian terakhir yang dipublikasi di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics bulan Januari lalu, yang menemukan hubungan jerawat dengan konsumsi makanan yang tinggi gula dan susu. 

Berikut rangkuman hasil penelitian mereka.. 

Populasi dewasa muda dengan jerawat derajat sedang sampai berat dilaporkan mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang lebih tinggi dan lebih banyak gula dan susu dibandingkan dengan mereka yang sedikit jerawatnya.  

Walaupun penelitian ini belum dikonfirmasi oleh uji coba terkontrol namun hasil awal ini menunjukkan bahwa dermatologis dapat menganalisa perlukah menambahkan perubahan diet untuk resep perawatan jerawat pada pasien. Tentunya pendekatan terbaik adalah penilaian pola diet individu, tiap pasien tentunya berbeda. Jika memang dinilai sesuai, maka diet rendah gula (rendah indeks glikemik) dan rendah susu dapat dicoba dilakukan sebagai upaya untuk membantu mengobati jerawat. 

Studi ini melibatkan 248 sukarelawan berusia 18 hingga 25 tahun . Para peserta melaporkan pada tingkat keparahan jerawat mereka, apa yang mereka makan setiap hari , dan juga yang makanan yang mereka pikir mungkin memperburuk jerawat mereka .

Hasil anĂ¡lisis studi ini adalah :

Pasien yang memiliki jerawat sedang sampai berat makan makanan dengan indeks glikemik tinggi . Mereka memiliki GI rata-rata 51,8 , dibandingkan dengan 49,6 bagi mereka dengan jerawat ringan dan 48,9 bagi mereka yang tidak jerawat. 

Pasien juga melaporkan mengkonsumsi lebih banyak gula , 199 g / hari , dibandingkan dengan 56,4 g / hari bagi mereka yang tanpa jerawat.

Pasien juga minum lebih banyak susu ( 0,7 vs 0,3 cangkir ) , dan makan lebih banyak lemak trans ( 9,6 vs 2,4 g / hari ) dan lemak jenuh ( 31 vs 15,6 g / hari ).

Pasien juga makan ikan kurang dari mereka yang tidak jerawat : 0,2 vs 0,7 ons.

Tidak ada perbedaan dalam konsumsi buah dan sayuran .

Tentunya dibutuhkan studi lebih lanjut untuk menentukan pasti apakah makanan dapat menyebabkan atau bahkan mempengaruhi tingkat keparahan jerawat.

Namun, hasil studi ini dapat sedikit banyak membantu dermatologis untuk memberikan nasihat dalam hal makanan. 

Jadi, masih berjerawat? Yuk coba kurangi produk manis dan susu.. 

Salam kulit sehat.. 

Rabu, 13 November 2013

Buku Cerita Anak tentang Tanda Lahir pada Kulit Anak

Sekitar satu dari sepuluh bayi lahir dengan anda lahir vaskular (pembuluh darah). Bentuknya bisa beragam, seperti hemangioma , PWS (port wine stain), atau malformasi vena .
Intervensi dini adalah kunci untuk terapi bagi kesehatan fisik dan juga psikologis anak.

Walaupun tanda lahir dari pembuluh darah sebagian besar tidak berbahaya, dampak psikologis yang diderita anak akibat perlakuan teman-teman dan lingkungan sekitar dapat sangat mengganggu percaya diri dan kebahagiaan anak.

Martha & Grant Griffin dari Dallas, Texas, USA adalah pasangan berbahagia yang dikaruniani seorang putra, Barron. Setelah Barron lahir dengan tanda lahir pembuluh darah jenis PWS, yang menutupi sisi kanan wajahnya, Martha dan Grant Griffin, menyadari bahwa itu membuat Barron menjadi  obyek tatapan dan komentar lingkungan sekitar mereka.

Martha & Grant melihat kebutuhan untuk buku anak-anak dengan karakter utama yang memiliki tanda lahir. Tujuan mereka adalah untuk mengajar anak-anak untuk menerima diri sendiri dan menerima adanya perbedaan satu sama lain, sejak usia dini. Lahirlah buku "Sam's Birthmark".

Buku ini menjelaskan tanda lahir pembuluh darah untuk anak-anak, membahas bagaimana setiap orang berbeda dan mengapa hal itu bukan menjadi masalah, menawarkan orang tua tips tentang cara untuk membahas mengapa setiap anak adalah unik, membahas pentingnya toleransi bagi orang lain dan upaya untuk menanamkan kepercayaan pada anak-anak dengan mengajarkan mereka di usia dini untuk menerima tanda lahir mereka sebagai "keren".

Silakan kunjungi www.samsbirthmark.com untuk informasi lebih lanjut ya..


disadur dari : http-/www.samsbirthmark.com/about-us/