Tampilkan postingan dengan label Keratosis Pilaris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keratosis Pilaris. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Mei 2013

Atasi kulit kering & gatal dalam 8 langkah


Kulit kering dan gatal merupakan masalah yang umum ditemukan pada berbagai usia. Dulu, masalah kulit kering dan gatal umumnya ditemukan pada usia tua, dimana secara alamiah memang kulit menjadi lebih kering seiring dengan usia. Karena kulit kering, maka kulit mudah gatal. 
Namun di jaman modern ini, masalah kulit kering dan gatal juga dialami oleh kaum muda. Penyebabnya antara lain pola hari-hari yang selalu diruangan ber-AC dan kesalahan pemakaian produk perawatan kulit. 
Nah, bila kulit kering, selain menjadi mudah gatal, kulit juga menjadi tampak bersisik dan tampak tua. Sehingga umumnya selain mengganggu karena gatalnya, juga mengganggu penampilan. 

Yuk, kita pelajari bagaimana mencegah kulit kering & gatal. 

Langkah 1. Rajin menggunakan pelembab setelah mandi.  
Setiap kali mandi, segera oleskan pelembab dalam 3 menit pertama selesai mengeringkan tubuh. Oleskan dalam jumlah yang cukup dan meliputi seluruh permukaan kulit yang mudah kering dan gatal. 
Dengan menggunakan pelembab, maka kelembaban kulit alamiah akan terbantu tersimpan dengan baik, sehingga kulit tidak rentan kering atau retak atau bersisik. 

Langkah 2. Batasi kontak kulit dengan iritan. 
Hindari produk perawatan yang mengandung alkohol karena akan mengeringkan kulit. Demikian juga jangan terlalu sering mencuci tangan. Produk yang harus diwaspadai karena ada risiko menyebabkan kulit kering adalah : Sabun, bubble bath, parfum, kosmetik, deterjen, pembersih rumah tangga, kutex, bensin, terpentin, wol, bulu hewan peliharaan, jus dari daging dan buah-buahan, beberapa tanaman, dan beberapa perhiasan. 

Langkah 3 Hindari berkeringat dan sering kepanasan. 
Keringat dan sering kepanasan akan mempermudah kulit menjadi gatal. Setelah berkeringat dan kepanasan, tunggu hingga kulit kembali normal, setelah itu segera bilas atau lap bersih keringat. 

Langkah 4. Hindari perubahan mendadak dalam suhu dan kelembaban. 
Kenaikan suhu yang mendadak atau penurunan kelembaban dapat menyebabkan kulit mudah gatal. 

Langkah 5. Hindari menggaruk & menjaga kuku pendek.
Menggaruk hanya akan membuat kulit menjadi lebih gatal lagi. Garukan dengan kuku panjang berpotensi melukai kulit dan berisiko infeksi. 

Langkah 6. Pakailah baju katun 
Berpakaian dalam pakaian katun longgar. Hindari kain sintetis, wol, dan bahan lainnya yang terasa kasar saat disentuh. Bahan katun akan terasa lebih nyaman di kulit, disamping itu kulit dapat bernafas lebih baik dan tidak terlalu berkeringat. 

Langkah 7. Bilas bersih baju yang dicuci
Selalu cuci bersih baju baru sebelum digunakan karena mengandung banyak debu dan bahan kimia pewarna yang dapat menyebabkan kulit gatal.  Deterjen dapat memicu kulit mudah gatal dan kering, sedapat mungkin gunakan pembersih yang bebas pewangi, pH netral dan selalu bilas 2x pakaian hingga air bersih tanpa busa. 

Langkah 8. Hindari stress 
Masalah dalam hidup sehari-hari pastinya memicu stress. Lakukan upaya untuk terhindar dari stress dengan rajin olahraga, meditasi teratur dan pola hidup yang baik, sehingga kita dapat me-manage stress dengan baik. 

Demikian, mudah-mudah-an membantu ya..
salam kulit sehat.. 

Kamis, 14 Oktober 2010

Keratosis Pilaris alias kulit ayam

Saya cukup banyak mendapat pasien dengan keluhan kulit lengan atasnya kasar berbenjol-benjol kecil seperti kulit ayam. Walaupun seringnya tidak ada keluhan, pasien terutama yang wanita cukup terganggu karena mengganggu penampilan.

Nah, apa sih sebetulnya Keratosis pilaris (KP) itu?
KP adalah kondisi kulit yang diwariskan, ditemukan pada 40% populasi. Bila ditelusuri, biasanya ternyata orang tua atau kakek nenek atau saudara sekandung juga ada yang menderita keluhan yang sama.
KP biasanya muncul pada anak-anak & dewasa muda; kondisi tersebut dapat berlanjut menjadi menahun (kronis). Pasien saya umumnya usia remaja atau pubertas, terkadang beberapa baru muncul saat dewasa. Seringnya para remaja ini baru pulang liburan atau bersekolah di negara 4 musim, dan mereka mengeluh saat musim dingin, barulah KP muncul. Ini disebabkan karena keringnya kulit akibat udara dan musim dingin sehingga KP muncul.
KP merupakan tanda minor dari dermatitis  atopik (asma kulit). Jadi umumnya KP ini ditemukan pada anak / dewasa muda yang kulitnya sensitif (kulit atopi). Atau pada anak/dewasa muda dengan penyakit alergi lainnya, misalnya asma atau rhinitis alergi.
Awam biasa menyebut KP sebagai kulit ayam, karena tampilannya yang menyerupai kulit ayam.

Bagaimana bentuk Keratosis pilaris?
KP ditandai dengan benjolan-benjolan kecil di permukaan kulit, warnanya bisa sewarna kulit, atau agak merah atau coklat gelap, yang memberikan tekstur kulit seperti amplas atau seperti kulit ayam.
Setiap benjolan kecil tersebut adalah sel kulit mati yang terbentuk di lokasi folikel rambut.
Daerah yang sering ditemukan adalah di sisi luar lengan atas, juga pada paha dan pipi. Pada yang luas, KP juga dapat ditemukan di punggung dan dada.


Foto contoh dibawah saya lupa nih diambil kapan / dimana, hehe maaf ya..


 Ini gambaran klinis yang sering ditemukan. 


Pada yang warnanya kemerahan ini umumnya disertai gatal. 

Bagaimana mengobati Keratosis pilaris?
Sebetulnya KP jinak dan tidak berbahaya, tapi pasien biasanya mencari pengobatan karena gatal atau karena alasan kosmetik.
Biasanya saya akan meresepkan krim untuk digunakan pasien dirumah pada area KP 2x/hari setelah mandi. Pelembab dapat membantu mengurangi kekeringan dan gatal. Pastikan pelembab mengandung bahan aktif yang efektif misalnya urea dan asam laktat. Krim yang mengandung retinoid konsentrasi kecil juga biasa digunakan untuk mengobati keratosis pilaris.
Bila krim di rumah dirasa kurang membantu, maka pasien dapat memilih berbagai terapi yang dikerjakan di klinik, seperti Chemical Peeling dan Mikrodermabrasi. Terapi perlu dikerjakan rutin minimal sebulan sekali sebanyak 4x. Chemical Peeling yang ringan efektif untuk membuka sumbatan di folikel rambut dan membuang sel kulit mati. Selain itu juga dapat membantu menyamarkan warna kulit area KP sehingga menyerupai warna kulit normal. Mikrodermabrasi dapat memperbaiki tekstur yang seperti amplas/kulit ayam sehingga kulit lebih halus.

Apakah Keratosis pilaris bisa disembuhkan?
Walaupun jinak, KP tidak bisa diobati hingga tuntas. Tujuan pengobatan adalah untuk mengurangi KP sehingga kulit lebih halus dan warnanya lebih disamarkan. Terapi harus dilanjutkan secara teratur, atau berulang bila kambuh.
Setelah kulit kembali halus dan warnanya samar, pasien diharapkan terus menjaga dengan menggunakan pelembab di rumah secara rutin untuk mencegah kekambuhan.